
Kabupaten Grobogan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi
Loncat ke pencarian
Grobogan beralih ke halaman ini. Lihat pula artikel Kecamatan Grobogan.
Kabupaten Grobogan
Jawa 1rightarrow blue.svg Jawa Tengah
Menara Air Grobogan
Menara Air Grobogan
Lambang resmi Kabupaten Grobogan
Lambang
Julukan: Kota Sawah, Kota Karaoke, Kota Swike
Motto: Kombuling Cipto Hangroso Jati (dari Bahasa Jawa yang artinya Bersatunya kehendak dengan Nyang Agung menumbuhkan rasa sejati hidup dalam kesucian)
Semboyan: Grobogan Bersemi
(Bersih, Sehat, Mantap, dan Indah)
Locator kabupaten grobogan.gif
Kabupaten Grobogan berlokasi di Jawa
Kabupaten Grobogan
Kabupaten Grobogan
Tampilkan peta Jawa
Tampilkan peta Indonesia
Tampilkan semua
Koordinat: 7.03°S 110.9211°E
Negara Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Tanggal peresmian 4 Maret
Dasar hukum UU No. 13/1950
PP No. 32/1950
PP No. 21/1979
PP No. 37/1979
PP No. 27/1988
PP No. 23/1989
PP No. 16/1992
Ibu kota Purwodadi
Pemerintahan
• Bupati Sri Sumarni
Luas
• Total 1.975,865 km2 (762,886 sq mi)
Populasi (2018)
• Total 1.455.032 jiwa
Zona waktu WIB (UTC+07:00)
Kode telepon 0292
Kode Kemendagri 33.15 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan 19
Jumlah desa 280
DAU Rp906.666.365.000.- (2012)
Flora resmi Lombok Besar
Fauna resmi Burung Puter Geni
Situs web www.grobogan.go.id
Kabupaten Grobogan (Hanacaraka:ꦏꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦒꦿꦺꦴꦧꦺꦴꦒꦤ꧀, bahasa Jawa: Kabupatèn Grobogan) adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibu kotanya adalah Purwodadi.
Daftar isi
1 Geografi
1.1 Topografi
1.2 Geologi dan Jenis Tanah
1.3 Batas Wilayah
2 Etimologi
3 Pemerintahan
3.1 Daftar Bupati
3.2 Dewan Perwakilan
3.3 Kecamatan
4 Transportasi
5 Pariwisata
5.1 Wisata Alam
5.2 Wisata Pemandian
5.3 Wisata Keluarga
5.4 Wisata Religi
5.5 Event
6 Kuliner Khas
7 Kesehatan
7.1 Sarana Kesehatan
8 Pendidikan
8.1 Sekolah Menengah Atas
8.2 Sekolah menengah pertama
9 Referensi
10 Pranala luar
Geografi
Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terluas kedua di Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap, dan berbatasan langsung dengan 9 kabupaten lain. Letak astronomis wilayah antara 110° 15' BT – 111° 25' BT dan 7° LS - 7°30’ LS, dengan jarak bentang dari utara ke selatan ± 37 km dan dari barat ke timur ± 83 km.[1]
Secara geografis, Grobogan merupakan lembah yang diapit oleh dua pegunungan kapur, yaitu Pegunungan Kendeng di bagian selatan dan Pegunungan Kapur Utara di bagian utara. Bagian tengah wilayahnya adalah dataran rendah. Dua sungai besar yang mengalir adalah Kali Serang dan Kali Lusi.
Dua pegunungan tersebut merupakan hutan jati, mahoni dan campuran yang memiliki fungsi sebagai resapan air hujan disamping juga sebagai lahan pertanian meskipun dengan daya dukung tanah yang rendah.
Lembah yang membujur dari barat ke timur merupakan lahan pertanian yang produktif, yang sebagian telah didukung jaringan irigasi. Lembah ini selain dipadati oleh penduduk juga aliran banyak sungai, jalan raya dan jalan kereta api.
Sebelumnya ibu kota kabupaten Grobogan terletak di Kecamatan Grobogan bukan di Kecamatan Purwodadi, akan tetapi kemudian dipindah di Purwodadi, Bupati Grobogan pertama kali adalah Raden Surokerti Abinarang dan Bupati yang paling legendaris adalah Soegiri.
Budaya yang paling terkenal di Grobogan ini adalah seni tayub, dengan pemainnya yang legendaris adalah Lasmi dari desa Kropak.
Topografi
Sebagian besar wilayah terletak pada permukaan yang relatif datar dengan kemiringan kurang dari 5%, daerah berbukit dan pegunungan terletak di bagian utara dan selatan, tepatnya di sekitar jalur pegunungan kendeng utara dan selatan. Secara umum kondisi topografi yang ada dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok:
Daerah dataran, berada pada ketinggian sampai dengan 50 mdpl, dengan kelerengan 0 - 8%
Daerah perbukitan, berada pada ketinggian antara 50 -100 mdpl, dengan kelerengan 8 - 15%
Daerah dataran tinggi, berada pada ketinggian antara 100 - 500 mdpl, dengan kelerengan >15%
Geologi dan Jenis Tanah
Berdasarkan bentang alam dan asosiasi batuan penyusunnya, terdapat 7 jenis batuan, yaitu paleosen fasies sedimen, paleosen fasies batu gamping, pleistosen fasies sedimen, miosen fasies batu gamping, dan aluminium. Dari jenis batuan tersebut yang sebarannya merata adalah batuan aluminium dan paleosen fasies sedimen.
Hasil pelapukan batuan dan sedimentasi menghasilkan jenis tanah yang ada saat ini, yaitu aluvial dengan bahan induknya endapan liat dan pasir; Asosiasi Litosol, Mediteran kuning dan Rensina dengan bahan induknya batu kapur dan napal lunak; Komplek Regosol kelabu dan Grumosol kelabu tua dengan bahan induknya batu kapur dan napal; Grumosol dengan bahan induk endapan liat; Grumosol dengan bahan induk batu kapur dan napal; Asosiasi Grumosol tua coklat dengan bahan induk napal lunak; Asosiasi Mediteran merang kekuningan dan Mediteran coklat kekuningan dengan bahan induk batu liat lunak; Komplek Mediteran coklat kemerahan dan Litosol dengan bahan induk batu kapur dan napal. Dari jenis tersebut, aluvial kelabu dan aluvial coklat keabuan mempunyai sebaran yang hampir merata pada seluruh wilayah.
Batas Wilayah
Berikut merupakan batas wilayah Kabupaten Grobogan.
Utara Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Pati
Timur Kabupaten Blora
Selatan Kabupaten Ngawi (Jawa Timur), Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Boyolali
Barat Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak
Etimologi
Asal mula daerah itu disebut grobogan menurut cerita tutur yang beredar di daerah Grobogan, suatu ketika pasukan kesultanan Demak di bawah pimpinan Sunan Ngundung dan Sunan Kudus menyerbu ke pusat kerajaan Majapahit. Dalam pertempuran tersebut pasukan Demak memperoleh kemenangan gemilang. Runtuhlah Kerajaan Majapahit. Ketika Sunan Ngundung memasuki istana, dia menemukan banyak pusaka Majapahit yang ditinggalkan. Benda-benda itu dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sebuah grobog, kemudian dibawa sebagai barang boyongan ke Demak. Di dalam perjalanan kembali ke Demak, grobog tersebut tertinggal di suatu tempat karena sesuatu sebab, tempat itulah yang kemudian disebut Grobogan. Grobog juga adalah tempat menyimpan senjata/barang pusaka, wayang, perhiasan, dan sebagainya. Peristiwa tersebut sangat mengesankan hati Sunan Ngundung, sebagai kenangan, tempat tersebut di beri nama Grobogan, yaitu tempat grobog tertinggal.
Pemerintahan
Daftar Bupati
Artikel utama: Daftar Bupati Grobogan
No
Foto
Nama
Mulai Jabatan
Akhir Jabatan
Wakil Bupati
Keterangan
Ref.
Ibu kota Kabupaten menetap di Kota Grobogan
1. - Adipati Martopuro atau Adipati Puger 1726 -
2. - RT. Suryonagoro Suwandi atau RT. Yudonagoro - -
3. - RT. Kartodirjo 1761 1768
4. - RT. Yudonagoro 1768 1775
5. - R. Ng. Sorokerti atau RT. Abinaro - -
6. - RT. Yudokerti atau Abinarong II 1787 1795
7. - RM. T. Sutoyudo 1726 1801
8. - RT. Kartoyudo 1801 1815
9. - RT. Sosronagoro I 1815 1840
10. - RT. Sosronagoro II 1840 1864
Ibu kota Kabupaten menetap di Kota Grobogan Tahun 1864
11. - Adipati Martonagoro 1840 1864
12. - RM. Adipati Ario Yudonagoro 1875 1902
13. - RM. Adipati Ario Haryokusumo 1902 1908
14. - Pangeran Ario Sunarto 1908 1933 Pencipta Trilogi Pedesaan yaitu di desa-desa harus ada sekolah dasar, balai desa, dan lumbung desa
15. - R. Adipati Ario Sukarman Martohadinegoro 1933 1944
16. - R. Sugeng 1944 1946
17. - R. Kaseno 1946 1948 Bupati merangkap ketua KNI
18. - M. Prawoto Sudibyo 1948 1949
19. - R. Subroto 1949 1950
20. - R. Sadono 1950 1954
21. - Haji Andi Patopoi 1954 1957 Bupati Kepala Daerah
22. - H. Abdul Hamid 1957 1958 H. Abdul Hamid sebagai Pejabat Bupati memerintah sama-sama dengan Kepala Daerah [1]
* - Ruslan 1957 1958 Ruslan sebagai Kepala Daerah yang memerintah sama-sama dengan Pejabat Bupati
23. - R. Upoyo Prawirodilogo 1958 1964 Merangkap Ketua DPRDGR
24. - Supangat 1964 1967 Merangkap Ketua DPRGR
25. - R. Marjaban 1967 1970 Pejabat Bupati Kepala Daerah
26. - R. Umar Khasan 1970 1974 Pejabat Bupati Kepala Daerah
27. - Kolonel Inf. H. Soegiri 11 Juli 1974 11 Maret 1986 Bupati Kepala Daerah
28. - Kolonel Inf. H. Mulyono US 11 Maret 1986 11 Maret 1996 Bupati Kepala Daerah
29. - Kolonel Inf. T. Soewito 11 Maret 1996 11 Maret 2001 Bupati Kepala Daerah
30.
Bupati agus supriyanto grobogan.png
- Agus Supriyanto,SE. 11 Maret 2001 11 Maret 2006 H.Bambang Pudjiono, SH.
31.
Bambang pudjiono ex bupati.jpg
- H.Bambang Pudjiono, SH. 2011 2016 H.Icek Baskoro, SH.
32. Sri Sumarni Bupati Grobogan.jpg Sri Sumarni 21 Maret 2016 2021
Edisi: Kamis, 12 November 2020 | 0
comments